Rembang
Sejumlah Petani Melon di wilayah Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang mengalami Gagal Panen .Akibat gagalnya panen kerugian yang ditanggung petani diwilayah itu mencapai ratusan juta rupiah
Berdasarkan data yang dihimpun sejumlah petani yang gagal panen melon akibat banjir luapan sungai di wilayah kragan masing-masing petani melon di Desa Tanjungan Kragan Desa Sumurpule Desa Mojokerto. Desa Kendal Agung Dan Desa Mojokerto Kecamatan Kragan
Iskandar salah satu petani Asal Desa Mojokerto yang juga Ketua KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan) saat dihubungi sabtu siang (1/3) mengungkapkan kegagalan panen tersebut bukan karena faktor hama atau penyakit tanaman tetapi akibat banjir beberapa pekan lalu yang menggenangi sekitar 5 hektar tanaman melon
"Saat ini kami bersama teman teman petani melon yang ada diwilayah Kecamatan Kragan , khususnya di Desa mojokerto akan mulai kembali menanam melon bulan April mendatang sehabis panen padi “ungkapnya Saat disinggung ada tidaknya bantuan dari dinas terkait untuk petani yang merugi akibat banjir beberpa pekan lalu
.Iskandar mengaku hingga saat ini belum ada bantuan baik benih maupun penyuluhan dari instansi terkait Masih kata Iskandar akibat banjir yang menggenangi lahan seluas 5 Ha milik petani diwilayah kragan ia bersama petani lain mengalami kerugian ratusan juta rupiah “ungkapnya
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kabupaten Rembang saat dikonfirmasi melalui selulernya be,lum memberikan jawaban dengan alasan masih di perjalanan (Hasan)

0 komentar :
Posting Komentar